Suarakan Aspirasi, Wujudkan Pendidikan Berkualitas: Dialog Akademik 2026 sebagai Implementasi SDGs 4 di Rumpun Fisika UNESA
Surabaya, 9 Juni 2026 – Rumpun Fisika Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menggelar Dialog Akademik 2026 sebagai sarana komunikasi antara mahasiswa dan dosen dalam membahas berbagai isu yang berkaitan dengan kegiatan akademik. Kegiatan yang berlangsung di Ruang C3.03.01 Fisika ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2022 hingga 2025 dan dihadiri oleh dosen-dosen dari seluruh program studi di lingkungan Rumpun Fisika. Melalui forum ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, kritik, saran, maupun berbagai kendala yang mereka hadapi selama menjalani perkuliahan. Topik yang dibahas cukup beragam, mulai dari proses pembelajaran di kelas, pelaksanaan praktikum, penyusunan jadwal kuliah, layanan administrasi akademik, pengembangan kurikulum, hingga kegiatan kemahasiswaan yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung secara interaktif sehingga mahasiswa dapat menyampaikan pandangannya secara langsung kepada dosen, sementara dosen juga dapat memberikan penjelasan terkait kebijakan maupun aturan akademik yang berlaku. Suasana diskusi yang terbuka membuat berbagai persoalan dapat dibahas bersama sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai berbagai aspek dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Rumpun Fisika. Selain itu, forum ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh informasi terbaru mengenai program dan agenda akademik yang akan dilaksanakan pada periode mendatang. Pelaksanaan Dialog Akademik 2026 memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). SDGs 4 menekankan pentingnya penyediaan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu memberikan ruang bagi peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pengembangan pendidikan. Dalam konteks tersebut, Dialog Akademik 2026 menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan mahasiswa dalam memberikan masukan terhadap sistem pembelajaran dan layanan akademik yang mereka terima. Aspirasi yang disampaikan selama kegiatan berlangsung dapat menjadi bahan evaluasi bagi dosen maupun pengelola program studi untuk melihat kebutuhan mahasiswa dari berbagai sudut pandang. Masukan tersebut juga dapat digunakan sebagai dasar dalam merancang kebijakan atau program yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mahasiswa saat ini.

Di sisi lain, kegiatan ini membantu membangun budaya komunikasi yang sehat antara mahasiswa dan dosen sehingga setiap pihak dapat memahami peran serta tanggung jawab masing-masing dalam mendukung proses pendidikan. Keberadaan forum dialog seperti ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada penyelenggara pendidikan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari mahasiswa sebagai bagian penting dalam lingkungan akademik. Melalui komunikasi yang terjalin dengan baik, berbagai tantangan yang muncul selama proses perkuliahan dapat dicari solusinya secara bersama-sama. Oleh karena itu, Dialog Akademik 2026 tidak hanya menjadi agenda diskusi tahunan, tetapi juga menjadi langkah untuk memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, adaptif, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Rumpun Fisika UNESA. “Suaramu, Aspirasimu, Perubahan untuk Bersama” menjadi semangat yang mencerminkan pentingnya setiap pendapat mahasiswa dalam mendukung kemajuan dan pengembangan pendidikan di lingkungan kampus.
Kontributor: Hidayatul Latifah





