PLP 2026 sebagai Wujud SDGs 4: Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya Dorong Physics Learning Innovation di SMA Negeri 2 Nganjuk
Semangat kolaborasi “satu jiwa, satu langkah, satu smada” terasa kuat dalam kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa angkatan 2023 di SMA Negeri 2 Nganjuk. Sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai program studi Universitas Negeri Surabaya terlibat dalam kegiatan ini, termasuk 3 mahasiswa program studi pendidikan fisika yang menghadirkan luaran inovasi pembelajaran di kelas. Sejalan dengan semangat UNESA “satu langkah di depan”, mahasiswa pendidikan fisika memulai kegiatan dengan menyusun perangkat pembelajaran berupa RPP atau modul ajar sebagai pedoman praktik mengajar. Perangkat tersebut dirancang secara kolaboratif dengan menyesuaikan kurikulum, karakteristik peserta didik, serta kondisi sarana prasarana sekolah. Tahap perencanaan ini menjadi fondasi penting agar pembelajaran berlangsung terarah dan efektif. Sebagai luaran utama kegiatan, 3 mahasiswa pendidikan fisika mengembangkan mini proyek berbasis inovasi pembelajaran. Salah satu proyek berupa prototipe alat peraga fisika yang dirancang untuk membantu memvisualisasikan konsep abstrak sekaligus menjadi alternatif solusi atas keterbatasan fasilitas laboratorium. Penggunaan alat peraga ini mendorong siswa belajar melalui pengamatan langsung dan pengalaman praktis. Sementara itu, dua mahasiswa lainnya mengembangkan rancangan media pembelajaran yang masih dalam tahap perencanaan lanjutan dan penyesuaian materi. Seluruh mini proyek diarahkan untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan PLP ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas. Melalui perangkat ajar dan inovasi yang adaptif terhadap kondisi sekolah, mahasiswa berkontribusi dalam peningkatan mutu pembelajaran fisika secara berkelanjutan. Lebih dari sekadar praktik mengajar, kegiatan ini menjadi ruang tumbuh bagi calon pendidik untuk belajar beradaptasi, berkolaborasi, dan berinovasi langsung di lingkungan sekolah. Pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi bekal nyata dalam membentuk guru masa depan yang reflektif, kreatif, dan mampu menghadirkan pembelajaran fisika yang bermakna bagi generasi berikutnya.


Kontributor: HL & DNSP





