Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola layanan akademik dan administrasi melalui transformasi digital yang terintegrasi. Kebijakan ini diwujudkan dengan mendorong pelaksanaan layanan administrasi mahasiswa serta layanan akademik secara daring. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi mahasiswa, mempercepat proses pelayanan, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam setiap tahapan administrasi. Seluruh civitas akademika, termasuk civitas Pendidikan Fisika, diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem layanan digital yang terus berkembang. Pemanfaatan teknologi dalam layanan akademik tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang modern dan responsif terhadap perkembangan zaman. Mahasiswa dapat mengakses berbagai layanan secara fleksibel tanpa terbatas ruang dan waktu, sementara dosen dan tenaga kependidikan dapat meningkatkan efektivitas dalam memberikan pelayanan. Di sisi lain, UNESA juga menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui kebijakan penghematan energi dan efisiensi biaya operasional. Salah satu bentuk implementasi nyata adalah pengaturan suhu pendingin ruangan (AC) minimal 25°C di seluruh lingkungan kampus. Kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi konsumsi energi listrik, tetapi juga untuk membangun budaya hemat energi di kalangan sivitas akademika. Sebagai bagian dari disiplin ilmu yang mempelajari konsep energi, civitas Pendidikan Fisika memiliki peran strategis dalam mendukung dan mengedukasi pentingnya penggunaan energi secara bijak. Pemahaman ilmiah yang dimiliki menjadi landasan kuat untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga efisiensi energi, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari sekadar kebijakan administratif, langkah ini mencerminkan sinergi antara peningkatan kualitas layanan pendidikan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan adanya dukungan aktif dari seluruh civitas, khususnya Pendidikan Fisika, diharapkan tercipta lingkungan akademik yang tidak hanya unggul dalam pelayanan, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan dan kepedulian terhadap penggunaan energi. Melalui upaya bersama ini, UNESA terus bergerak menuju institusi pendidikan yang adaptif, efisien, dan berdaya saing, sekaligus menjadi contoh dalam penerapan praktik baik pengelolaan energi di lingkungan perguruan tinggi.