Lampu Menyala Tanpa Sadar? Mahasiswa Pendidikan Fisika Hadirkan Solusi Sensor Pintu Berbasis Limit Switch
Mahasiswa Pendidikan Fisika angkatan 2023 Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Dwi Ashari Nur Izazul R., melaksanakan program magang di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magetan dengan mengembangkan prototipe “Sensor Pintu Otomatis Berbasis Limit Switch” sebagai media pembelajaran kontekstual tentang efisiensi energi. Inovasi ini berangkat dari hasil observasi penggunaan fasilitas penerangan di lingkungan kantor dinas yang menunjukkan masih adanya lampu ruangan menyala meskipun ruang tidak digunakan, sehingga diperlukan edukasi mengenai penghematan energi listrik dalam praktik keseharian. Prototipe dirancang menggunakan komponen utama berupa limit switch sebagai sensor mekanik, lampu sebagai keluaran sistem, rangkaian listrik sederhana, serta saklar manual sebagai cadangan, dengan prinsip kerja lampu menyala ketika pintu tertutup dan mati ketika pintu terbuka. Secara edukatif, media ini memiliki sejumlah kelebihan, antara lain hemat energi, sederhana dan mudah dipelajari, biaya pembuatan relatif murah, meningkatkan kesadaran hemat energi, serta cocok diterapkan pada ruangan tertutup. Namun demikian, sistem ini juga memiliki keterbatasan karena kurang efektif untuk ruangan yang sering terbuka, bergantung pada ketepatan pemasangan dan kondisi mekanik pintu, tidak mendeteksi keberadaan manusia secara langsung, serta kurang fleksibel untuk banyak pintu dalam satu sistem. Untuk memperkuat pemahaman, prototipe ini dilengkapi dengan barcode yang terhubung pada materi pembelajaran berbentuk presentasi, penjelasan konsep, serta video demonstrasi, sehingga dapat diakses secara fleksibel oleh peserta didik maupun masyarakat luas. Selain itu, diseminasi inovasi juga dilakukan melalui publikasi feed edukatif pada media sosial resmi dinas sebagai upaya memperluas jangkauan literasi energi. Kegiatan ini mencerminkan integrasi antara kompetensi keilmuan fisika, kepedulian terhadap permasalahan nyata di lingkungan kerja, serta komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif, reflektif, dan berdampak.







