Dr. Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhariyah, S.Pd., M.Pd. Bersama Tim Raih Best Paper Award di ICSME 2026
Program Studi S1 Pendidikan Fisika, FMIPA, UNESA kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Tim peneliti yang terdiri atas Dr. Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhariyah, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Wasis, M.Si., Prof. Dr. Titin Sunarti, M.Si., dan Prof. Dr. Yuberti, M.Pd. berhasil meraih Best Paper Award pada International Conference in Science and Mathematics Education (ICSME) 2026 yang diselenggarakan pada 24-25 Juni 2026 di Johor, Malaysia. Penghargaan tersebut diraih melalui paper berjudul “Implementing the Scientific Creativity Eco-Religious Learning (SCEL) Model in Physics Learning: Fostering Scientific Creativity and Eco-Religious Awareness Across Science Discipline”. Paper ini dipresentasikan dalam rangkaian International Innovative Science and Mathematics Education Festival (FIISME) 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Pendidikan Sains dan Matematik Johor (PPSMJ). ICSME merupakan konferensi internasional yang menjadi bagian dari FIISME, sebuah forum ilmiah yang mempertemukan dosen, peneliti, guru, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil riset sekaligus berdiskusi mengenai inovasi pembelajaran sains dan matematika. Setiap paper yang dipresentasikan melalui proses penilaian oleh tim reviewer, sehingga penghargaan Best Paper Award hanya diberikan kepada karya ilmiah yang dinilai memiliki kualitas dan kontribusi terbaik selama konferensi berlangsung.
Paper yang dikembangkan tim peneliti UNESA berangkat dari tantangan pendidikan saat ini yang tidak hanya menuntut peserta didik memiliki kemampuan memecahkan masalah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta landasan nilai dalam mengambil keputusan. Berdasarkan latar belakang tersebut, tim mengembangkan Scientific Creativity Eco-Religious Learning (SCEL), sebuah model pembelajaran yang mengintegrasikan kreativitas ilmiah dengan nilai-nilai eco-religius dalam pembelajaran fisika. Model SCEL dirancang melalui lima tahapan pembelajaran, yaitu problem finding, creative planning, experimentation, eco-religious identifying, dan reflection. Setiap tahapan dirancang untuk membantu peserta didik mengembangkan kreativitas ilmiah sekaligus menanamkan nilai-nilai seperti menghargai alam, bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan, membangun solidaritas dengan alam, serta membiasakan sikap peduli terhadap lingkungan. Dengan pendekatan ini, pembelajaran fisika tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, tetapi juga mengajak peserta didik memahami bahwa ilmu pengetahuan, etika, dan kepedulian terhadap lingkungan saling berkaitan dalam menjawab berbagai tantangan keberlanjutan. Secara konseptual, model SCEL menawarkan pendekatan baru dalam pembelajaran sains dengan menghubungkan kemampuan berpikir kreatif dan dimensi nilai dalam satu proses pembelajaran yang utuh. Meskipun model ini masih memerlukan uji implementasi di berbagai jenjang pendidikan, penelitian tersebut memberikan landasan bagi pengembangan desain pembelajaran, instrumen penilaian, serta penelitian lanjutan yang berorientasi pada pendidikan sains berkelanjutan.

Prestasi ini menjadi salah satu
pencapaian yang membanggakan bagi Program Studi S1 Pendidikan Fisika UNESA.
Penghargaan tersebut menunjukkan bahwa penelitian yang dikembangkan dosen
Pendidikan Fisika UNESA mampu memperoleh pengakuan di forum ilmiah internasional.
Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen program studi dalam mendorong budaya
riset, publikasi ilmiah, dan kolaborasi dengan berbagai institusi di tingkat
global. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen dan
mahasiswa untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif, memperluas
jejaring kolaborasi, serta berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran sains
dan fisika yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Segenap sivitas akademika
Program Studi S1 Pendidikan Fisika UNESA mengucapkan selamat kepada Dr.
Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhariyah, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Wasis,
M.Si., Prof. Dr. Titin Sunarti, M.Si., dan Prof. Dr. Yuberti, M.Pd. atas raihan
Best Paper Award pada International Conference in Science and Mathematics
Education (ICSME) 2026. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus
menghadirkan penelitian dan inovasi pembelajaran yang memberi kontribusi nyata
bagi kemajuan pendidikan sains, baik di Indonesia maupun di tingkat
internasional.
Kontributor: Hidayatul Latifah





